Media sosial memberikan dampak positif dan negatif yang saling berdampingan dalam kehidupan sehari-hari. Secara positif, media sosial mempermudah komunikasi tanpa batas ruang dan waktu, memperluas jaringan pertemanan dan profesional, serta menjadi sarana berbagi informasi dan pengetahuan secara cepat. Platform media sosial juga mendorong kreativitas, partisipasi publik, dan peluang ekonomi melalui promosi usaha, personal branding, serta ekonomi digital. Di bidang pendidikan dan sosial, media sosial dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran, kampanye sosial, dan penguatan solidaritas masyarakat.
Namun, di sisi negatif, penggunaan media sosial yang berlebihan dapat menurunkan kualitas interaksi langsung, memicu kecanduan, serta berdampak pada kesehatan mental seperti stres, kecemasan, dan rendahnya kepercayaan diri akibat perbandingan sosial. Selain itu, media sosial berpotensi menjadi sarana penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan konflik sosial. Kurangnya literasi digital juga meningkatkan risiko pelanggaran privasi dan penyalahgunaan data. Oleh karena itu, diperlukan sikap kritis, bijak, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial agar dampak positifnya lebih dominan dibandingkan dampak negatifnya.
